Modus Kejahatan yang Wajib Diwaspadai saat Liburan

pencopetanKetika musim liburan tiba, kasus kejahatan biasanya meningkat karena kebanyakan para turis tidak begitu waspada dan hati-hati dalam meletakkan barang bawaan. Pihak kepolisian pun meningkatkan penjagaan di kawasan wisata guna mengurangi kasus kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Sayangnya, para penjahat semakin mahir seiring berjalannya waktu. Mereka menggunakan berbagai macam modus kejahatan untuk merugikan korbannya. Oya, jika Anda ingin liburan baik ke luar kota atau luar negeri, pastikan untuk mewaspadai modus-modus kejahatan seperti di bawah ini:

Meminta menitipkan barang di bagasi

Modus ini terbilang baru dan memang jarang dilakukan karena pada umumnya, orang yang menitipkan barang ingin merugikan orang yang dititipkan barang. Mereka biasanya akan memasang wajah memelas untuk meminta tolong dengan alasan bagasinya sudah penuh dan butuh bantuan untuk menumpang di bagasi Anda. Barang yang dititipkan juga beragam, bisa sepatu, mainan anak, boneka, dan lain sebagainya. Meskipun terdengar tidak berbahaya tapi Anda harus mewaspadai modus ini karena di dalam produk yang dititipkan tersebut sudah diselipkan benda-benda terlarang, seperti sabu-sabu, ganja, ekstasi, dan lain sebagainya. Anda akan segera ditangkap petugas bandara dan tidak dapat mengelak lagi karena benda tersebut ada di dalam bagasi Anda. Hal ini akan membuat liburan Anda berantakan karena harus berurusan dengan pihak kepolisian. Satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan Anda adalah rekaman CCTV di bandara atau orang-orang yang libur bersama Anda.

Menaruh uang koin di belakang mobil

Setelah modus pecah ban dan melempari kaca mobil dengan telur yang berisikan cairan putih khusus untuk menggelapkan kaca depan mobil, kini muncul modus baru yang dilakukan oleh para perampok, yaitu menaruh uang koin di belakang mobil. Untuk itu, Anda harus berhati-hati apabila menggunakan mobil baik itu pribadi atau rental. Dengan menaruh uang koin di belakang mobil, ketika Anda mulai melaju dengan kendaraan Anda, uang koin tersebut akan berjatuhan di jalan dan si perampok akan memberitahukan bahwa ada uang Anda yang jatuh di jalanan. Biasanya para penjahat menggunakan motor agar dapat menyusul Anda. Ketika Anda berhenti, mereka pun akan segera melakukan tindak kejahatan berupa menodong, mengancam, dan menguras habis barang bawaan, termasuk mobil.

Oya, ada juga modus lain yang wajib Anda waspadai yaitu modus kecelakaan lalu lintas di daerah yang sepi. Anda pasti akan merasa iba ketika ada pengguna kendaraan bermotor yang diserempet oleh mobil. Mobil yang menabrak akan berhenti dan Anda pun akan mencoba membantu korban. Sayangnya, hal ini hanyalah trik untuk membuat Anda lengah dan merampok Anda.

Meminta bantuan untuk menarik uang di ATM

Ketika melihat orang tua yang sedang membutuhkan bantuan, kemungkinan besar Anda akan merasa iba dan kasihan. Anda pun pasti akan menolong orang tua tersebut. Namun, apabila Anda hendak ke ATM di kota tujuan liburan Anda dan melihat ada orang tua yang tampak kebingungan untuk mengambil uang di ATM, jangan pernah tawarkan bantuan untuk membantunya meskipun si orang tua tersebut sudah meminta bantuan dengan baik-baik. Mengapa harus ditolak dan diabaikan? Ada kemungkinan si orang tua tersebut adalah bagian dari oknum penjahat. Dia sengaja meminta Anda untuk menarik uangnya di ATM agar ada rekaman Anda di CCTV. Setelah menarik uang, dia akan meminta tolong dan meminta Anda untuk membayar ganti rugi. Jika Anda membantah, rekaman CCTV tidak akan bisa Anda hindari karena terbukti di situ Anda sedang menggunakan ATM orang tersebut. Untuk menghindari hal ini, panggil satpam yang berjaga dan minta si satpam untuk membantu orang tua tersebut. Dengan begitu, dia tidak akan bisa melancarkan aksi kejahatan.